Polda Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan di RS Mangusada Badung

Polda Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan di RS Mangusada Badung
Rabu, 02 Aug 2017 10:31 | editor : I Putu Suyatra

TINDAK PIDANA KORUPSI: (Kika) IKT SKTY (PNS Dinas Keluarga Berencana Badung) dan MYK (Wiraswasta Penyedia Alkes) ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan Alkes RSUD Mangusada, Selasa (1/8). (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR – Pengadaan alat kedokteran, kesehatan (alkes) dan KB serta kendaraan khusus tahun anggaran 2013 pada RSUD Mangusada Badung berujung masalah. Ini setelah Polda Bali menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi.

“Dua orang tersangka dalam kasus ini yaitu berinisial IKT SKTY selaku KA unit Pelayanan pengadaan (ULP) dan MYK selaku pemilik perusahaan PT. IMM yang memenangkan tender pengadaan alat kedokteran, kesehatan dan KB serta kendaraan khusus tahun anggaran 2013 pada RSUD Kabupaten Badung,” terang Kasubdit III Tipidkor Dit Reskrimsus Polda Bali AKBP Ida Putu Wedanajati, Selasa (1/8).

Berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi dan saksi ahli, dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat kedokteran, kesehatan dan KB serta kendaraan khusus tahun anggaran 2013 pada RSUD Kabupaten Badung ini mengakibatkan kerugian negara sebesar lebih dari Rp6 Milyar.

Kini kedua tersangka dikenakan Pasal 2, pasal 3,pasal 9, pasal 18 Undang-Undang RI No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang diubah dengan Undang-undang RI No.20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang RI No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 KUHP.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Mangusada, dr Nyoman Gunarta tak menyangkal soal penetapan tersangka tersebut. Namun pada saat pengadaan itu, dia belum menjabat sebagai Direktur Utama RSUD Mangusada. “Kebetulan saya baru menjabat direktur tahun Desember 2016 dan pengadaan itu masih dijabat oleh direktur yang lama,” jelasnnya.

Pada saat pengadaan tahun 2013 itu yang menjabat sebagai Direktur Utama RSUD Mangusada adalah dr Agus Bintang Suryadhi. Namun pada pelantikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Badung, dr Agus Bintang Suryadhi dimutasi dan kini ia menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Badung.

Untuk diketahui, IKT SKTY, salah satu tersangka yang ditetapkan adalah pegawai di Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Badung.

Dikatakan Gunarta, IKT SKTY pada tahun 2013 sempat menjabat sebagai Kepala ULP (Unit Layanan Pengadaan) pada RSUD Mangusada, tetapi sudah dimutasi ke Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Badung. Ia pun menyatakan akan tetap menghormati proses hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, Ni Putu Rianingsih membenarkan IKT SKTY kini bekerja di instansi yang dipimpinnya. Justru kata dia, IKT SKTY tetap bekerja dengan baik. Sementara mengenai penetapan tersangka, Rianingsih menyatakan belum tahu kebenarannya.

“Yang jelas sampai saat ini yang bersangkutan (IKT SKTY) tetap aktif dan energik bekerja. Dia memang orangnya produktif, pekerjaan diberikan selesai. Tidak pernah ada kelihatan orang tersangka,” ujarnya.

Berdasarkan data di website lpse.badungkab.go.id disebutkan pada tahun 2013 dilakukan lelang pengadaan Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Sekretariat Ditjen Bina Upaya Kesehatan (Alat Kedokteran, Kesehatan dan KB dan Kendaraan Khusus) untuk RSUD Mangusada yang bersumber dari APBN. Nilai Pagu Rp 24.947.029.999,00 dan nilai HPS Paket Rp 24.920.606.700, 00. Ada sedikitnya 26 peserta lelang yang ikut. Akhirnya PT Mapan Medika Indonesia yang beralamat di Jl By Pass Ngurah Rai No 126 C Denpasar sebagai pemenang lelang dengan nilai harga Rp 21.132.621.000,00. Adapun jenis barang yang diadakan yakni satu instrumen bedah tulang, instrumen bedah saraf, monitor untuk di IGD, mobil ambulans jantung dan mobil siaga bencana.

Sumber: http://www.jawapos.com/baliexpress/read/2017/08/02/5127/polda-tetapkan-dua-tersangka-korupsi-pengadaan-di-rs-mangusada-badung
http://www.jawapos.com/radar/thumbs/l/baliexpress/news/2017/08/02/polda-tetapkan-dua-tersangka-korupsi-pengadaan-di-rs-mangusada-badung_m_5127.jpeg

This entry was posted in Kliping and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply