Penjabaran Perka BNPB No. 4/2009 ttg Pedoman Bantuan Logistik (1)

Penjabaran Perka BNPB No. 4/2009 tentang Pedoman Bantuan Logistik
oleh: Djuni Pristiyanto

Penyaluran bantuan logistik kepada masyarakat terdampak kejadian bencana harus diprioritaskan terhadap warga korban bencana yang benar-benar sangat membutuhkan bantuan tersebut. Jangan sampai bantuan logistik hanya disalurkan kepada orang-orang yang dikenal atau sanak famili, tapi harus mengutamakan kepada korban bencana yang benar-benar terpuruk karena bencana dan sangat membutuhkan bantuan itu. Agar pemberian bantuan logistik kepada korban bencana dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat, terpadu, efektif, efisien dan akuntabel maka ditetapkanlah Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pedoman Bantuan Logistik (Perka BNPB No. 4/2009) oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Syamsul Maarif pada tanggal 25 September 2009 di Jakarta.

Maksud Perka BNPB No. 4/2009 adalah sebagai panduan bagi seluruh petugas PB terutama yang berkaitan dengan pengelolaan bantuan logistik. Sedangkan tujuan Perka BNPB No. 4/2009 adalah agar proses:

  1. Perencanaan bantuan logistik dalam PB sesuai kebutuhan.
  2. Pengadaan bantuan logistik dalam PB mengacu pada peraturan yang berlaku sesuai dengan jumlah, jenis dan mutu bantuan.
  3. Pendistribusian bantuan logistik dalam PB efektif, efisien, tepat sasaran dan akuntabel.

Struktur isi Perka BNPB No. 4/2009 terdiri dari batang tubuh peraturan, 5 bab, lampiran, dan ada 27 halaman jumlah totalnya. Rincian isi pedoman antara lain:

  • Bab I Pendahuluan (Latar Belakang; Maksud dan Tujuan; Landasan Hukum; Pengertian; Ruang Lingkup dan Sistematika)
  • Bab II Penyelenggaraan Bantuan Logistik (Strategi dan Kebijakan; Pola Penyelenggaraan)
  • Bab III Mekanisme Penyelenggaraan Bantuan Logistik (Perencanaan Bantuan Logistik; Pengadaan Bantuan Logistik; Pendistribusian Bantuan Logistik)
  • Bab IV Pengawasan dan Pelaporan (Pengawasan; Pelaporan)
  • Bab V Penutup
  • Lampiran

Ruang Lingkup pedoman bantuan logistik PB ini meliputi aspek penyelenggaraan, mekanisme, pengawasan dan pelaporan.

Disini pengertian bantuan adalah segala sesuatu yang diperoleh dari hasil bantuan dan atau sumbangan dari berbagai pihak yang diberikan kepada pihak yang membutuhkan. Sedangkan pengertian logistik adalah sesuatu yang berwujud dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup manusia yang terdiri dari atas sandang, pangan dan papan atau turunannya. Termasuk dalam kategori logistik adalah barang habis pakai atau dikonsumsi, misalnya sembilan bahan pokok (sembako), obat, pakaian dan kelengkapannya, air, jas tidur dan sebagainya. Contoh aktual logistik antara lain paket makanan siap saji, paket lauk pauk, paket makanan tambahan gizi, paket sandang, peralatan dapur, kidsware, family kit, selimut, tikar, tenda gulung, matras, masker, karung, dan paket kesehatan keluarga. (Bersambung)

File elektronik Perka BNPB No. 4/2009 tentang Pedoman Bantuan Logistik dapat diunduh disini

Penjabaran Perka BNPB No. 4/2009 ttg Pedoman Bantuan Logistik (1)
Penjabaran Perka BNPB No. 4/2009 ttg Pedoman Bantuan Logistik (2)
Penjabaran Perka BNPB No. 4/2009 ttg Pedoman Bantuan Logistik (3)

This entry was posted in Artikel, Berita, Peraturan, Perka BNPB and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply