Penjabaran Perka BNPB No. 13/2008 ttg Pedoman Manajemen Logpal PB (2)

Sumber: http://bpbd.kendalkab.go.id

Penjabaran Perka BNPB No. 13/2008 ttg Pedoman Manajemen Logpal PB (2)

Berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana (UU No. 24/2007), Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana (PP No. 21/2008), dan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2008 tentang Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Perpres No. 8/2008), Kepala BNPB mempunyai tugas membangun sistem manajemen logistik dan peralatan serta menyusun pedomannya.

Dalam hal ini yang dimaksud dengan sistem manajemen logistik dan peralatan PB adalah suatu sistem yang menjelaskan tentang logistik dan peralatan yang dibutuhkan untuk menanggulangi bencana pada masa prabencana, pada saat terjadi bencana dan pada pascabencana. Persyaratan sistem manajemen logistik dan peralatan PB antara lain sebagai berikut:

  1. Dukungan logistik dan peralatan yang dibutuhkan harus tepat waktu, tepat tempat, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat kebutuhan dan tepat sasaran, berdasarkan skala prioritas dan standar pelayanan.
  2. Sistem transportasi memerlukan improvisasi dan kreatifitas di lapangan, baik melalui darat, laut, sungai, danau maupun udara.
  3. Distribusi logistik dan peralatan memerlukan cara-cara penyampaian yang khusus (antara lain karena keterbatasan transportasi, penyebaran kejadian, keterisolasian ketika terjadi bencana).
  4. Inventarisasi kebutuhan, pengadaan, penyimpanan dan penyampaian sampai dengan pertanggungan jawab logistik dan peralatan kepada yang terkena bencana memerlukan sistem manajemen khusus.
  5. Memperhatikan dinamika pergerakan masyarakat korban bencana.
  6. Koordinasi dan prioritas penggunaan alat transportasi yang terbatas.
  7. Kemungkinan bantuan dari pihak militer, kepolisian, badan usaha, lembaga swadaya masyarakat maupun instansi terkait lainnya baik dari dalam maupun luar negeri, atas komando yang berwenang.
  8. Memperhatikan rantai pasokan yang efektif dan efisien.

Sumber: https://news.okezone.com

Faktor utama yang mendukung berjalannya sistem logistik dan peralatan PB adalah:

  1. Kemampuan infrastruktur, ketersediaan dan jumlah alat transportasi PB baik secara nasional, regional, lokal maupun setempat.
  2. Perlu dipertimbangkan faktor politis dan konflik di masyarakat.
  3. Efektifitas sistem logistik dan peralatan ini sangat dipengaruhi oleh sistem informasi dan pengendaliannya.

Rantai pasokan dalam sistem manajemen logistik dan peralatan berdasar kepada: (1) Tempat atau titik masuknya logistik; (2) Gudang utama; (3) Gudang penyalur; (4) Gudang penyimpanan terakhir di pos komando. Semuanya harus didukung oleh fasilitas pendukung dan peralatan yang memadai untuk mengangkut atau memindahkan secara fisik logistik yang akan disampaikan ke lokasi bencana.

Bersambung ke artikel No. 3

This entry was posted in Artikel, Berita, Peraturan, Perka BNPB and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply