Penjabaran Perka BNPB No. 13/2008 ttg Pedoman Manajemen Logpal PB (1)

Seri Artikel Peraturan PB
Penjabaran Perka BNPB No. 13/2008 tentang Pedoman Manajemen Logistik dan Peralatan Penanggulangan Bencana
oleh: Djuni Pristiyanto

Cover Perka BNPB No. 13/2008

Apa itu logistik dan peralatan penanggulangan bencana (PB) serta bagaimana mengelolanya (manajemen) secara cepat, tepat, terpadu dan akuntabel? Pengelolaan logistik dan peralatan PB diatur dengan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13 Tahun 2008 tentang Pedoman Manajemen Logistik dan Peralatan Penanggulangan Bencana (Perka BNPB No. 13/2008). Peraturan ini ditetapkan oleh Kepala BNPB, Syamsul Maarif pada tanggal 17 Desember 2008 di Jakarta. Perka BNPB No. 13/2008 menjadi landasan bagi peraturan-peraturan mengenai logistik dan peralatan selanjutnya. Dari tahun 2008 s/d 2016 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengengeluarkan 16 Perka BNPB terkait dengan logistik dan peralatan PB.

File Perka BNPB No. 13/2008 ttg Pedoman Manajemen Logistik dan Peralatan PB dapat diunduh disini.

Tujuan Perka BNPB No. 13/2008 adalah untuk memberikan panduan dan pedoman bagi pemangku kepentingan PB agar bantuan logistik dan peralatan dapat didistribusikan kepada korban bencana secara efektif dan efisien. Sedangkan maksud peraturan ini adalah agar pengelolaan logistik dan peralatan dalam rangka PB dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, terpadu dan akuntabel. Ruang lingkup peraturan ini meliputi tingkat nasional, tingkat provinsi dan tingkat kabupaten/kota.

Sumber: http://jurnalpatrolinews.com

Struktur isi Perka BNPB No. 13/2008 terdiri dari batang tubuh peraturan, 5 bab isi pedoman, dan lampiran dengan jumlah halaman ada 28. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Bab I Pendahuluan (Latar Belakang; Maksud dan Tujuan; Ruang Lingkup; Landasan Hukum; Pengertian; Sistematika)
  • Bab II Proses Manajemen Logistik dan Peralatan (Perencanaan/Inventarisasi Kebutuhan; Pengadaan dan/atau Penerimaan; Pergudangan dan Penyimpanan; Pendistribusian; Pengangkutan; Penerimaan di Tempat Tujuan; Penghapusan; Pertanggungjawaban)
  • Bab III Pola Penyelenggaraan Manajemen Logistik dan Peralatan (Tingkat Nasional; Tingkat Provinsi; Tingkat Kabupaten/Kota)
  • Bab IV Pembinaan dan Pengawasan Manajemen Logistik dan Peralatan (Pembinaan; Pengawasan)
  • Bab V Penutup
  • Lampiran

Disini pengertian logistik adalah segala sesuatu yang berwujud dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup manusia yang terdiri atas sandang, pangan dan papan atau turunannya. Termasuk dalam kategori logistik adalah barang yang habis pakai atau dikonsumsi, misalnya sembilan bahan pokok (sembako), obat-obatan, pakaian dan kelengkapannya, air, tenda, jas tidur dan sebagainya.

Sedangkan pengertian peralatan adalah segala bentuk alat dan peralatan yang dapat dipergunakan untuk membantu penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena bencana, pemenuhan kebutuhan dasar dan untuk pemulihan segera prasarana dan sarana vital. Termasuk dalam kategori peralatan ini misalnya peralatan perahu karet, mobil rescue tactical unit, mobil dapur umum, mobil tangki air, tenda, pompa, peralatan kesehatan, peralatan komunikasi dan alat-alat berat. Semua logistik dan peralatan dalam konteks ini adalah semua logistik dan peralatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan PB, meliputi pada masa prabencana, masa tanggap darurat dan masa pascabencana.

Bersambung ke artikel No. 2

This entry was posted in Artikel, Berita, Peraturan, Perka BNPB and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply