Puluhan Ahli Tsunami Dunia Konferensi di Bali
Minimnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya gelombang tsunami menjadi salah satu isu yang dibahas dalam Konferensi Tsunami International di Nusa Dua, Bali.
Pengalaman di sejumlah negara, teknologi sistem peringatan dini gelombang tsunami atau Tsunami Erly Warning Sistem (TEWS), hilang setelah dipasang.
Konferensi Tsunami International ini dihadiri oleh para pakar dari 12 negara, diantaranya Indonesia, Jerman, India, Amerika Serikat dan Thailand.
Selain bertukar pengalaman dalam bidang teknologi, dalam konferensi ini juga akan dibacakan makalah ilmiah yang ditulis 88 ahli dari 12 negara peserta.
Dalam konferensi ini juga digelar pameran yang menggambarkan cara kerja sistem peringatan dini bencana gelombang tsunami.
Menristek, Kusmayanto Kadiman mengatakan hilangnya teknologi sistem peringatan dini gelombang tsunami akibat minimnya kesadaran masyarakat tentang bahaya dan pentingnya menjaga peralatan teknologi tersebut.
Masalah tersebut ternyata tidak hanya dialami Indonesia, namun juga 12 negara lainnya yang sedang mengembangkan sistem TEWS.
Pengalaman di beberapa negara, peralatan yang hilang misalnya buoy yang biasanya dipasang ditengah lautan, yang fungsinya mengirim signal ke satelit ketika tanda-tanda tsunami muncul.
Selain itu, marka-marka jalur evakuasi dan bagian dari tower sirine di pinggir laut juga rawan hilang dan di rusak masyarakat. (ntd-bali/adi)
http://erabaru.or.id/20081115314/puluhan-ahli-tsunami-dunia-konferensi-d...
Comments
Post new comment